Senin, 13 September 2010

SEMASA SAKIT

Datang bersama hujan

Malam menggigil di tubuh kecilku

Ketika jarum jam sunyi

Mengajakku bercanda

Tentang bilur-bilur derita

Yang mempelitur punggungku

Dihajar waktu.

Tubuhku adalah bangkai

Yang sedang mencari hidup.

SELAMAT DATANG CINTA

Aku menemukanmu di setiap wajah purnama

hangat dan bijaksana

bagai lentera di malam paling celaka.

Tak perlu,

Tak perlu ada kata

karena matamu lebih banyak bercerita

tentang rahasia di balik rekah bibirmu.

Dan tentu kau tahu

cinta datang

sebelum sempat aku menguraimu

menjadi kata dan kita.

(kado untuk OPAN & CITRA)

APAKAH ITU CINTA? :

Hembusan hasrat yang menari-nari diantara seribu syahwat,

*ketika dua ekor celana

saling sambar di bibir jendela

sementara dua batang tubuh

tumbang perlahan dipinggir ranjang.*

Atau,

Bisikan gaib yang menyusupi telinga

lalu menjelma menjadi kata

yang dengan terburu-buru dituliskan melalui pena oleh penyair gila

ketika selembar akal telah hanyut menyusuri dimensi pesona paras penggoda.

Barangkali juga,

Keteraturan yang dituntunkan oleh MEGA SERVER atas manusia melalui firman dan kitab

dimana spektrum hitam dan putih tak pernah melebur menjadi abu-abu

karena pasak telah ditegakan untuk mengenali batasan

dan akan lebih mudah dipahami melalui mukjizat yang bernama iman.

*dikutip dari puisi joko pinurbo yang berjudul "dua ekor celana" dari buku kumpulan puisi joko pinurbo "kepada cium".

TENTANG LUKA

Pada akhirnya,

semua kembali pudar

dan merambat padam.

ketika kenangan hanyalah seonggok tumpukan remah

yang berserakan dilantai kamar.

ketika mimpi-mimpi hanya sebatang harapan

yang menggantung dilangit angan.

ketika waktu hanyalah kumpulan kejadian

yang berputar semaunya di dinding-dinding kepala.

ketika hidup hanya seperti kayu yang terbakar api

yang asapnya memedihkan mata.

Pada akhirnya,

semua kembali pudar

dan merambat padam.